PEMIKIRAN BESAR membahas IDE-IDE. PEMIKIRAN SEDANG membahas PERISTIWA. PEMIKIRAN KECIL membahas ORANG-ORANG.(Tama Sinulingga

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 01 November 2011

BANNER





sunan bonang

Kisah Sunan Bonang
Sunan Bonang

Sunan Bonang


Ia anak Sunan Ampel, yang berarti juga cucu Maulana Malik Ibrahim. Nama kecilnya adalah Raden Makdum Ibrahim. Lahir diperkirakan 1465 M dari seorang perempuan bernama Nyi Ageng Manila, puteri seorang adipati di Tuban.

Sunan Bonang belajar agama dari pesantren ayahnya di Ampel Denta. Setelah cukup dewasa, ia berkelana untuk berdakwah di berbagai pelosok Pulau Jawa. Mula-mula ia berdakwah di Kediri, yang mayoritas masyarakatnya beragama Hindu. Di sana ia mendirikan Masjid Sangkal Daha.

Ia kemudian menetap di Bonang -desa kecil di Lasem, Jawa Tengah -sekitar 15 kilometer timur kota Rembang. Di desa itu ia membangun tempat pesujudan/zawiyah sekaligus pesantren yang kini dikenal dengan nama Watu Layar. Ia kemudian dikenal pula sebagai imam resmi pertama Kesultanan Demak, dan bahkan sempat menjadi panglima tertinggi. Meskipun demikian, Sunan Bonang tak pernah menghentikan kebiasaannya untuk berkelana ke daerah-daerah yang sangat sulit.

Ia acap berkunjung ke daerah-daerah terpencil di Tuban, Pati, Madura maupun Pulau Bawean. Di Pulau inilah, pada 1525 M ia meninggal. Jenazahnya dimakamkan di Tuban, di sebelah barat Masjid Agung, setelah sempat diperebutkan oleh masyarakat Bawean dan Tuban.

Tak seperti Sunan Giri yang lugas dalam fikih, ajaran Sunan Bonang memadukan ajaran ahlussunnah bergaya tasawuf dan garis salaf ortodoks. Ia menguasai ilmu fikih, usuludin, tasawuf, seni, sastra dan arsitektur. Masyarakat juga mengenal Sunan Bonang sebagai seorang yang piawai mencari sumber air di tempat-tempat gersang.

Ajaran Sunan Bonang berintikan pada filsafat 'cinta'('isyq). Sangat mirip dengan kecenderungan Jalalludin Rumi. Menurut Bonang, cinta sama dengan iman, pengetahuan intuitif (makrifat) dan kepatuhan kepada Allah SWT atau haq al yaqqin. Ajaran tersebut disampaikannya secara populer melalui media kesenian yang disukai masyarakat. Dalam hal ini, Sunan Bonang bahu-membahu dengan murid utamanya, Sunan Kalijaga.

Sunan Bonang banyak melahirkan karya sastra berupa suluk, atau tembang tamsil. Salah satunya adalah "Suluk Wijil" yang tampak dipengaruhi kitab Al Shidiq karya Abu Sa'id Al Khayr (wafat pada 899). Suluknya banyak menggunakan tamsil cermin, bangau atau burung laut. Sebuah pendekatan yang juga digunakan oleh Ibnu Arabi, Fariduddin Attar, Rumi serta Hamzah Fansuri.

Sunan Bonang juga menggubah gamelan Jawa yang saat itu kental dengan estetika Hindu, dengan memberi nuansa baru. Dialah yang menjadi kreator gamelan Jawa seperti sekarang, dengan menambahkan instrumen bonang. Gubahannya ketika itu memiliki nuansa dzikir yang mendorong kecintaan pada kehidupan transedental (alam malakut). Tembang "Tombo Ati" adalah salah satu karya Sunan Bonang.

Dalam pentas pewayangan, Sunan Bonang adalah dalang yang piawai membius penontonnya. Kegemarannya adalah menggubah lakon dan memasukkan tafsir-tafsir khas Islam. Kisah perseteruan Pandawa-Kurawa ditafsirkan Sunan Bonang sebagai peperangan antara nafi (peniadaan) dan 'isbah (peneguhan)



Senin, 31 Oktober 2011

Laporan KKN 2010

LAPORAN
KULIAH KERJA NYATA TERPADU PARTISIPATORIS PARTISIPATORIS (KKNTPP)
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM MA’ARIF (STAIM) MAGETAN TAHUN 2010

Kuliah Kerja Nyata Terpadu Partisipatoris Partisipatoris
Di Ds. Sumberdodol kec. Panekan Kab. Magetan












Oleh :
HAVIDZ FUADDIN AL KHOLIDI
Nimko : 2006.4.075.0001.1.00230
HARTADI SUGIARTO
ILHAM SYAIFUDIN
LILIK NUR CHOLIDAH
SUPRAPTO
INDAH INDRIAWATI
RATIH KURNIA SARI M
SUJIATI
UMI MAHFUDHOTIN
JANIATI
MURSID
SULASMININGSIH
ANIS ROIFATUL M
DWI ERMA RAHAYU
EKA PURNAMAWATI
HERI DWIYANTO
RINA HIDAYATUN





SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM MA’ARIF  MAGETAN
TAHUN 2010

Jl. Raya Ngawi Baluk Karangrejo Magetan

HALAMAN PENGESAHAN


Pada Hari ini, ………………..Tanggal, ………………..2010, kami Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Mengesahkan Laporan Kuliah Kerja Nyata Terpadu Partisipatoris Partisipatoris atas nama saudara :

NAMA
NIMKO
HARTADI SUGIARTO
2005.4.075.0001.1.00128
HAVIDZ FUADDIN A
2006.4.075.0001.1.00230
ILHAM SYAIFUDIN
2006.4.075.0001.1.00231
LILIK NUR CHOLIDAH
2008.4.075.0001.1.00832
SUPRAPTO
2006.4.075.0001.1.00234
INDAH INDRIAWATI
2006.4.075.0001.1.00232
RATIH KURNIA SARI M
2006.4.075.0001.1.00244
SUJIATI
2006.4.075.0001.1.00235
UMI MAHFUDHOTIN
2006.4.075.0001.1.00240
JANIATI
2006.4.075.0001.1.00277
MURSID
2006.4.075.0001.1.00329
SULASMININGSIH
2006.4.075.0001.1.00313
ANIS ROIFATUL M
2006.4.075.0001.1.00366
DWI ERMA RAHAYU
2006.4.075.0001.1.00330
EKA PURNAMAWATI
2006.4.075.0001.1.00289
HERI DWIYANTO
2008.4.075.0001.1.00882
RINA HIDAYATUN
2008.4.075.0001.1.00888



Nama
Pembimbing
Tanda Tangan
1. Ibnu Marsum, SH. M.Pd.I
NIY.
1 (satu)
1.
2.
2. Jean Na’im, M.Pd.I
NIY.
2 (dua)


Mengetahui
Ketua LP3M STAIM Magetan :



MUTTAKIN, M.Ag
NIY: 20010003


KATA  PENGANTAR



Puji syukur kepada Allah SWT atas segala rahmat serta hidayah-Nya  sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan laporan  ini,Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan  kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya.
Dalam penyusunan laporan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Terpadu Partisipatoris           ( KKNTP ) yang telah dilaksanakan sejak tanggal 09 Mei s/d 20 Juni 2010 di Desa Sumberdodol Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah mendukung  dan membantu atas terlaksananya Kuliah Kerja Nyata Terpadu Partisipatoris (KKNTP ) dan atas tersusunnya laporan ini, antara lain kepada yang terhormat :
1.      Bapak Drs. Sulhan Hamid Abdul Ghani, M.Pd, selaku ketua STAI Ma’arif                                      Magetan.
2.      Bapak Drs. Nur Sujak, M. Pd.I selaku pembantu ketua III bidang kemahasiswaan yang dengan ikhlas membantu pelaksanaan KKNTP.
3.      Bapak Drs. Muttakin M.Ag, selaku ketua LP3M STAIM yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan KKNTP.
4.      Bapak Samsul Hadi, M. Pd selaku sekretaris LP3M STAIM yang telah membantu pelaksanaan KKNTP.
5.      Bapak Ibnu Marsum, SH. MPDI dan Bapak Jenaim Murtopo,S.Ag , selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yang telah bersedia mendampingi dan membimbing penulis selama KKNTP.
6.      Bapak Camat Panekan beserta jajarannya yang telah memberikan ijin tempat pelaksanaan KKNTP.
7.      Bapak Suparmin selaku  Kepala Desa Sumberdodol beserta perangkatnya yang telah memberikan ijin tempat dan bantuannya dalam pelaksanaan KKNTP.
8.      Semua warga Desa Sumberdodol Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan yang telah ikut serta dalam mensukseskan pelaksanaan KKNTP.
9.      Semua pihak yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu, yang telah ikut membantu suksesnya pelaksanaan dan penyusunan laporan KKNTP ini.

Kami menyadari bahwa laporan ini masih sangat jauh dari sempurna, namun demikian kami sadari pula bahwa apa yang kami lakukan sudah merupakan usaha maksimal kami. Kritik dan saran dari semua pihak sangat kami harapkan  demi kesempurnaan  laporan  kedepannya.
Sepenuhnya  kami meniscayai bahwa tidak ada perbaikan dan kemajuan tanpa perubahan, walau tidak semua perubahan adalah kemajuan.
Akhirnya kami berharap semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi masyarakat umumnya.
                              

                                                                                    Magetan,     Juni 2010


DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ...................................................................................... i
HALAMAN PENGESAHAN......................................................................... ii
KATA PENGANTAR..................................................................................... iii
DAFTAR ISI .................................................................................................. v
BAB I. PENDAHULUAN ..............................................................................
  1. Latar Belakang....................................................................................... 1
  2. Tujuan KKNTP..................................................................................... 2
  3. Manfaat KKNTP................................................................................... 3
BAB II. PROFIL DESA
  1. Keadaan Geografis Desa Sumberdodol.................................................. 5
  2. Tugas dan Peranan setiap Komponen serta Struktur Organisasi
Pemerintah Desa ................................................................................... 7
  1. Sumber Daya Manusia........................................................................... 16
BAB III. KONTRIBUSI MAHASISWA TERHADAP DESA
  1. Kontribusi Yang Bersifat Finansial .......................................................... 22
  2. Kontribusi Yang Bersifat Non Finansial................................................... 24
BAB IV. PENUTUP
  1. KESIMPULAN .................................................................................... 28
  2. SARAN................................................................................................. 29
LAMPIRAN ................................................................................................... 31

BAB I
PENDAHULUAN



A.     LATAR BELAKANG


Dalam rangka mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana diamanatkan  UUD 1945, Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif (STAIM) Magetan berusaha memberikan kontribusi pada upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk meningkatkan pelanyanannya, STAI Ma’arif Magetan selalu berbenah diri baik berupa kebijakan yang mengacu pada perbaikan instuisi maupun kebijakan yang menyangkut akademik.
Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif (STAIM) Magetan merupakan satu-satunya Lembaga Pendidikan Agama Islam di Kabupaten Magetan, sebagai salah satu Lembaga Pendidikan Tinggi yang mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan informasi dan kesenian yang bernafaskan Islam, yang memiliki tanggung jawab besar dalam mewujudkan dan mensukseskan pembangunan nasional, terutama pembangunan dalam bidang agama, mental spiritual, kesejahteraan sosial dan pendidikan.
Kuliah Kerja Nyata Terpadu Partisipatoris Partisipatoris (KKNTP) sebagai salah satu kegiatan selain bermakna sebagai pengabdian mahasiswa kepada masyarakat juga sekaligus merupakan upaya perluasan akses, sehingga Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif (STAIM) Magetan diaharapkan kokoh berdiri dan berkibar serta luas dikenal, sehingga eksistensinya semakin kuat dan diakui oleh masyarakat terutama dilingkungan Kabupaten Magetan.
Lulusan Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif (STAIM) Magetan diharapkan mampu mengembangkan serta mengamalkan ilmu pengetahuan, teknologi dan informasi yang diperoleh selama di bangku kuliah. Sehingga mampu menjadi agen pembaruan, perubahan serta pelopor dan pemimpin dalam perubahan masyarakat yang informative dan komunikatif.
Bentuk program pengabdian pada masyarakat  diterapkan dengan prinsip belajar berkelanjutan yang memberikan makna langsung bagi mahasiswa dan masyarakat. Kuliah Kerja Nyata Terpadu Partisipatoris (KKNTP) diarahkan dalam bidang pemberdayaan, pengembangan, penyelesaian problem, baik yang terdapat dalam masyarakat maupun dilembaga yang dilakukan secara arif dan mendalam serta menjadi fasilitator kegiatan yang membawa dampak positif yang bisa mendarah daging (kegiatan permanent) dalam masyarakat atau lebih dikenal dengan istilah partisipatori. Hal ini bersesuaian dengan tema Kuliah Kerja Nyata Terpadu Partisipatoris (KKNTP) STAIM Magetan yang bertemakan Dengan Kuliah Kerja Nyata Terpadu Partisipatoris STAIM Magetan Kita Wujudkan Pemberdayaan Masyarakat Desa Mandiri “


B. TUJUAN KULIAH KERJA NYATA TERPADU PARTISIPATORIS (KKNTP)

Tujuan KKNTP STAIM Magetan sebagai berikut :
1.   Memperdalam pemahaman mahasiswa tentang :
a.       Kegunaan hasil pendidikannya dan problem masyarakat terutama masyarakat pedesaan.
b.      Tanggung jawab sarjana terhadap masyarakat sehingga tumbuh saling pengertian dan saling membutuhkan.
2.      Mendewasakan dan meningkatkan rasa bertanggung jawab mahasiswa dalam hal cara berfikir yang interdisiplin.
3.      Memberikan latihan dan pengalaman dalam memecahkan problem kemasyarakatan secara langsung dan praktis.
4.      Mengembangkan mutu ilmiah dengan cakrawala pemikiran  yang luas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

C.  MANFAAT KEGIATAN KULIAH KERJA NYATA TERPADU PARTISIPATORIS (KKNTP)

Manfaat dari kegiatan KKNTP adalah sebagai berikut :
1. Bagi STAIM
a.       Memperoleh informasi secara kongkrit tentang kondisi obyektif lembaga profesi dan instansi terkait secara sosial keagamaan masyarakat yang menjadi sasaran KKNTP.
b.      Dapat mengaplikasikan berbagai pemikiran pengembangan kelembagaan profesi pada tataran praktis operasional.
c.       Dapat melatih mahasiswa dalam mengembangkan cara berpikir interdisipliner.
d.      Dapat meningkatkan usaha pemberdayaan kelembagaan profesi dan kualitas sumber daya manusia.
2. Bagi Pemerintah dan Masyarakat
a.       Memperoleh kontribusi pemikiran baru yang dapat digunakan dalam pengembangan kelembagaan.
b.      Memperoleh sumbangan nyata dalam bentuk partisipasi aktif dalam upaya meningkatkan kualitas kelembagaan.
c.       Membantu upaya pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas.
3. Bagi Mahasiswa
a.       Memperoleh kesempatan mengaplikasikan konsep-konsep yang diperoleh dalam bangku kuliah terhadap masyarakat.
b.      Mendidik mahasiswa untuk secara bertanggung jawab mengatasi masalah-masalah yang berkembang di masyarakat.
c.       Membangun kepekaan mahasiswa terhadap situasi yang berkembang di masyarakat.
d.      Melatih mengorganisasi ide, membangun konsep dan menyusun redaksi yang dapat dipertanggung jawabkan yang kemudian disusun dalam bentuk laporan.


BAB  II
PROFIL DESA SUMBERDODOL

A. ASAL USUL DESA SUMBERDODOL §

               Sumberdodol adalah salah satu Desa di wilayah kecamatan Panekan. Desa ini semula terdiri dari 3 dusun atau Dukuh, yakni Dukuh Blanten, Dukuh Metegal, dan Dukuh Ngablak. Tetapi sejak tahun 1930 Desa Sumberdodol bertambah satu Dukuh lagi yakni Dukuh gelang. Dahulu Dukuh gelang ini merupakan sebuah Desa kecil yang berada di sebelah selatan Desa Sumberdodol. Desa Sumberdodol sendiri di batasi oleh Desa-Desa sekelilingnya, yakni :
      Sebelah Utara                     : Desa Manjung
Sebelah Selatan                  : Desa Sidokerto, dan Desa Sumbersawit
Sebelah Timar                     : Desa Tanjungsari
Sebelah Barat                     : Desa Tapak
                  Bagaimana ceritera tentang asal usul Dukuh-Dukuh dan nama Desa Sumberdodol ini, sesepuh warga Desa Sumberdodol menuturkan sebagaimana berikut :
1. DUKUH BLANTEN
                        Yang cikal bakal Dukuh ini seorang kyai dari daerah Mataram bernama Ki ageng Yudo Kepek. Seorang kyai yang mumpuni di bidang ilmu keagamaan. Kedatangan kyai tersebut di daerah inipun untuk mengembangkan agama Islam. Ketika ki ageng Yudo kepek datang di kawasan ini, belum ada penghuninya sama sekali dan daerah ini masih berwujud hutan. Sehingga terpaksa pendatang tersebut bekerja keras babad hutan, sampai menjadi tempat pemukiman yang berpenghuni banyak. Namun nara sumber menjelaskan bahwa dirinya belum mengerti asal usul sampai  tempat ini di namakan Blanten.
2. DUKUH METEGAL
Dukuh ini dahulu di ketuai oleh seorang empu (tukang membuat keris yang sangat terkenal. Mereka berasal dari daerah Jawa Tengah. Setelah empu tersebut membenahi dan menata dengan baik lahan yang di babadnya, maka pekerjaan membuat keris yang menjadi keahliannya itu di mulai lagi. Banyak keris yang sudah di buat di daerah itu. Salah satu andalan kerisnya yang di buat di sebelah Timur gunung lawu ini dinamakan PUDAK SETEGAL. Keris ini mempunyai kekuatan gaib yang luar biasa, dan sangat bermanfaat bagi para petani. Dengan membawa keris Pudak setegalini, pohon apapun yang ditanam oleh petani dapat berhasil dengan memuaskan.
Karena kelebihan gaib keris yang di buatnya inilah maka empu tersebut menamakan daerah itu METEGAL, yakni dari kata Setegal berubah ucap menjadi Metegal. Akhirnya menjadi nama Dukuh metegal sampai sekarang ini.


3. DUKUH NGABLAK
           Dukuh ini terletak di kawasan yang sangat strategis. Berada di kawasan yang lebih tinggi daripada kawasan – kawasan yang lain. Sehingga apabila di lihat dari arah mana saja tampak jelas. Dalam bahasa Jawa katon ”Sumeblak”. Itulah sebabnya daerah ini dinamakan NGABLAK yang akhirnya menjadi nama Dukuh Ngablak sampai sekarang ini. Namun tida diketahui dengan jelas siapa yang cikal bakal Dukuh Ngablak ini.
4. DUKUH GELANG
            Dahulu di sebelah Selatan Desa Sumberdodol ini ada sebuah Desa kecil yang bernama Desa Gelang. Tetapi tidak diketahui siapa yang memimpin Desa kecil ini. Hanya beberapa orang yang menghuni Desa kecil ini. Karena letaknya terpencil menyendiri, maka oleh pemerintah penjajah belanda pada waktu itu tepatnya pada tahun 1930, Desa Gelang yang terpencil ini di gabung menjadi satu Dukuhan yang masuk wilayah kekuasaan Desa Sumberdodol. Dengan demikian yang semula bernama Desa Gelang, berubah menjadi Dukuh gelang.
            Bagaimana asal-usul nama Desa Sumberdodol itu sendiri sesepuh Desa Sumberdodol termasuk tokoh muda setempat yaki saudara suparmin (Kepala Desa Sumberdodol periode tahun 2007-2013) menuturkan bahwa asal usul Desa Sumberdodol adalah sebagai berikut ;
Salah satu dari empat Dukuhan ini yakni Dukuh Blanten memiliki tempat yang banyak mata airnya atau banyak sumber airnya, sehingga air yang keluar dari sumber-sumber tersedia sangat besar. Di dekat sumber air yang besar ini terdapat tempat untuk jualan bermacam-macam hasil bumi dan bermacam-macam kebutuhan masyarakat setempat  (Jw, ana panggonan Dodolan). Semacam pasar. Saat itu  masyarakat setempat mengkait-kaitkan atau menghubung-hubungkan keadaan daerahnya, yakni ada SUMBER yang cukup banyak dan di dekatnya ada orang-orang berjualan (jw.DODOL). Karena keadaan kawasan yang demikian itulah maka daerah itu dinamakan SUMBERDODOL. Gabungan dari kata SUMBER dan DODOL. Akhirnya menjadi nama Desa Sumberdodol sekarang ini. Tetapi pasar yang dianggap paling besar saat itu sekarang sudah tidak ada karena lahannya di bangun menjadi Balai Desa serta Kantor Desa Sumberdodol sekarang ini. dan pasar Desa tersebut dipindahkan ke tempat yang lain.
Karena keadaan Desa yang cukup air ini, para petani Desa Sumberdodol dapat mengairi sawahnya sewaktu-waktu dimana para petani tersebut memerlukannya. Sehingga dengan demikian hasil taninyapun cukup memadai sesuai dengan harapan.
Sedangkan nama-nama pimpoinan Desa Sumberdodol secara berturut-turut yang diketahui adalah :
1. Suparman     : ........ – 1990
2. Suparno       : 1990- 1998
3. Widodo       : 1998 – 2007
3. Suparmin      : 2007-sekarang

B.  KEADAAN GEOGRAFIS DESA SUMBERDODOL

      1. Peta Desa
Peta Desa Sumberodol



2.  Letak Desa
Desa Sumberdodol terletak diujung Barat dari Kabupaten Magetan, dengan jarak ke Ibu Kota Kecamatan terdekat 6 km, lama tempuh ke ibu kota kecamatan terdekat 15 menit, Jarak ke ibu kota kabupaten / kota terdekat 7 km, lama tempuh ke ibu kota Kabupaten/kota terdekat 20 menit. Wilayah Desa Sumberdodol didominasi oleh daratan dengan luas 244, 200 Ha yang terbagi atas pemukiman umum 116,155 Ha, dan sawah Irigáis seluas 128, 045 Ha. Dengan ketinggian 850 meter dari permukaan laut dengan Suhu harian rata-rata mencapai 28 derajat celcius dan curah hujan 1500 Mm/Th Desa Sumberdodol merupakan salah satu Desa dari beberapa  Desa yang ada diwilayah Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan, secara geografis Desa Sumberdodol merupakan salah satu Desa yang dekat dengan ibu kota kecamatan, yaitu berjarak +  6,00 Km kearah  Barat Daya dari ibu kota kecamatan.
3.  Luas Wilayah
Luas wilayah Desa Sumberdodol dibanding dengan Desa yang lainnya di Kecamatan Panekan, termasuk Desa yang luasnya 244,200 Ha yang terdiri dari 4 dusun  yaitu Dusun Ngablak, dusun Gelang, dusun Metegal, dan dusun blanten yang masing-masing perdusunan dipimpin oleh seorang kamituwo/kepala dusun. Dari 4 perdusunan tersebut terbagi menjadi 4 Rukun Warga (RW) dan 21 Rukun Tetangga (RT).
4.  Batas Desa
Desa Sumberdodol terletak kurang lebih 6,00 Km ke arah Barat Daya Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan dengan Batas-batas wilayah sebagai berikut :
No
Letak
Desa/Kelurahan
Keterangan
1
Sebelah Utara
Desa Manjung
Kec. Panekan
2
Sebelah selatan
Desa Sidokerto
Kec. Panekan
3
Sebelah Barat
Desa Tapak
Kec. Panekan
4
Sebelah Timur
Desa Tanjungsari
Kec. Sidorejo

5.  Luas Wilayah Desa Menurut Penggunaannya
No
Penggunaan
Luas (Ha)
Keterangan
1
Pemukiman Umum
116,155

2
Pertanian Sawah
128, 045

3
Untuk Bangunan    :


1. Perkantoran
0,400

2. Sekolah
0,500

3. Pasar
0,30

4. Jalan
6,500


5. Pertokoan
0,20

4
Lapangan Sepak Bola
0,10

5
Lapangan Bola Volly
0,4

6
Makam/Sarehan
2,120

JUMLAH
244,200



C. DATA KEPEMERINTAHAN DESA

     1. Struktur Kepengurusan Desa
                       Tata kepengurusan Desa Sumberdodol sesuai dengan peraturan otonomi daerah bahwa Kepala Desa dalam melaksanakan tugas di bantu oleh Lembaga Masyarakat Desa. Sebagai penyeimbang dan sekaligus pengontrol terhadap Desa. Maka peran serta Badan Permusyawaratan Desa mewakili dalam kemajuan Desa.
                       Sesuai dengan peraturan daerah Kabupaten Magetan yang berisi tentang struktur perangkat Desa Sumberdodol adalah sebagai berikut :








KAMITUWO
JAINURI


KAMITUWO
KAMDI

KAMITUWO
SUGIYANTO




KAMITUWO
SRIWAHYUDI T

           
                      2). Biografi perangkat Desa

No                 
Nama
Jabatan
TANGGAL  LAHIR
Pendi-
dikan
1
Suparmin
Kades
03-09-1968
SLTA
2
Sujitno
Carik
28-03-1952
SLTA
3
Suwito
Kaur Keuangan
17-05-1965
D2
4
Suratmin
Modin
17-08-1969
S1
5
Bambang S
Kaur administrasi
15-07-1960
SLTA
6
Kamdi
Kamituwo 1
26-01-1956
SLTP
7
Sri Wahyudi T
Kamituwo II
30-01-1974
SLTA
8
Jainuri
Kamituwo III
27-06-1981
SLTA
9
Sugiyanto
Kamituwo IV
10-08-1970
SLTA
10
Rujito HK
Jogoboyo
17-01-1968
SLTA
11
Rusmiati
Kebayan
09-06-1969
SLTA
12
Sukar
Modin
12-06-1952
SLTA
13
Sudarto
Sambong
23-04-1978
SLTA
14
Haryono
Sambong
05-09-1978
SLTA
15
A. Nur Z
Sambong
10-12-1972
SLTP
16
Sukadi
Sambong
13-04-1955
SLTP
17
Supriyanto
Karyawan
19-03-1979
SLTP



            3). Daftar Pengurus LPMD
No
Nama
Jabatan
1
Sutoyo
Ketua
2
Thoyib
Wakil Ketua
3
Heri Wiyanto
Sekretaris
4
Darmawan
Bendahara
5
Suwardi
Seksi kesehatan
6
Sumarsi, S. Pd
Seksi P. Wanita
7
Suratmin
Seksi Pemuda
8
H. Subari
Seksi Pembangunan
9
Suparni, BA
Seksi Pendidikan
10
Solikin
Seksi Agama
11
Bambang
Keamanan






KKN STAIM 2010 Suberdodol Panekan





D. TUGAS PENGURUS DAN PERANGKAT DESA

1.  Badan Permusyawaratan Desa




     Badan Permusyawaratan Desa (BPD) adalah badan permusyawaratan yang terdiri atas pemuka-pemuka masyarakat di Desa yang berfungsi mengayomi adat istiadat, membuat peraturan Desa, menampung dan mnenyalurkan aspirasi masyarakat serta melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintah Desa.
a. Tugas dan Wewenang BPD
1)      BPD mempunyai tugas dan wewenang :
2)      Membentuk panitia pemilihan
3)      Memberikan persetujuan atas pengangkatan perangkat Desa
4)      Bersama-sama lurah Desa menetapkan peraturan Desa
5)      Bersama dengan lurah Desa menetapkan anggaran pendapatan dan belanja Desa (APBDes)
6)      Menampung dan meninjak lanjuti aspirasi masyarakat
a)      Melaksanakan pengawasan terhadap Pelaksanaan peraturan Desa
b)      Pelaksanaan keputusan lurah
c)      Pelaksanaan APBDes
d)      Kebijakan Pemerintah Desa
e)      Pelaksanaan kerjasama antara Desa
b. Fungsi BPD
1)      Mengayomi, yaitu menjaga kelestarian adapt istiadat yang hidup dan berkembang di Desa yang bersangkutan sepanjang menunjang kelangsungan pembangunan.
2)      Legislatif, yaitu merumuskan dan menetapkan peraturan Desa bersama-sama pemerintah Desa.
3)      Pengawasan, yaitu meliputi pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan Desa, anggaran pendapatan dan belanja Desa serta keputusan lurah.
4)      Menampung aspirasi masyarakat yaitu menangani dan menyalurkan aspirasi masyarakat kepada para atau instansi yang berwewenang.
c. Hak dan Kewajiban BPD
1). Hak-hak BPD
a)    Meminta pertanggung jawaban Lurah.
b)    Menilai, menerima, atau menolak pertanggung jawaban Lurah Desa.
c)    Meminta keterangan kepada Pemerintah Desa.
d)    Mengadakan perubahan rancangan peraturan Desa.
e)    Menetapkan anggaran pendapatan belanja Desa.
f)      Menetapkan peraturan tata tertib.
2). Kewajiban BPD
a)      Mempertahankan dan memelihara keutuhan Negara Kasatuan Republik Indonesia.
b)      Mengamalkan Pancasila dan UUD Dasar 1945 serta mentaati segala peraturan perundang-undangan.
c)      Membina Demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan Desa.
d)      Meningkatkan kesejahteraan masyarakat .
e)      Memperhatikan dan menyalurkan aspirasi masyarakat
      2. Kepala Desa / Lurah Desa
Kepala Desa yang selanjutnya disebut Lurah Desa adalah penduduk Desa warga Negara Republik Indonesia yang telah memenuhi persyaratan dan diangkat sebagai penyelenggara dan penanggung jawab tugas utama di bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan dalam rangka penyelenggaraan urusan pemerintah Desa, pemerintahan kabupaten dan pemerintahan umum termasuk pembinaan ketentraman dan ketertiban.
a. Tugas dan Kewajiban Lurah Desa :
1)      Memimpin penyelenggaraan pemerintahan Desa.
2)      Membina kehidupan masyarakat Desa.
3)      Memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat Desa.
4)      Mendamaikan perselisihan masyarakat Desa.
5)      Mewakili Desa didalam dan diluar pengadilan dan dapat menunjuk kuasa hukumnya.
6)      Mengajukan rancangan peraturan Desa dan bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menetapkan sebagai peraturan Desa.
7)      Menjaga kelestarian adapt istiadat yang hidup dan berkembang di Desa yang bersangkutan.
b. Fungsi Lurah Desa.
 Lurah Desa mempunyai fungsi :
1)      Pelaksanaan kegiatan dalam rangka penyelenggaraan urusan rumah tangganya sendiri.
2)      Menggerakkan partisipasi masyarakat.
3)      Pelaksanaan tugas pemerintahan Desa dan pemerintahan kabupaten.
4)      Pelaksanaan tugas dalam rangka pembinaan ketentraman dan ketertiban masyarakat.
5)      Pelaksanaan koordinasi jalannya pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kehidupan masyarakat Desa.
6)      Pelaksanaan urusan pemarintahan lainnya yang tidak termasuk dalam tugas sesuatu instansi dan urusan rumah tangga Desa sendiri.
3. Carik
Carik mempunyai tugas-tugas koordinasi unsur-unsur pelaksana, menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Desa serta memberikan pelayanan administratif.
Fungsi Carik adalah :
a.       Pelaksana urusan surat menyurat, kearsipan dan laporan.
b.      Pelaksana urusan keuangan.
c.       Pelaksana kemasyarakatan.administrasi pemerintahan dan
      pembangunan.
d.      Pelaksana tugas dan fungsi lurah Desa apabila lurah Desa berhalangan.
e.       Pelaksana tugas – tugas lain yang di berikan oleh lurah Desa.
4. Kepala Urusan Umum.
   Urusan umum mempunyai tugas:
a.       Menyelenggarakan penyusunan pengetikan\penggandaan surat menyurat,dan pengiriman surat\undangan.
b.      Mengatur dan menata surat menyurat yang di mintakan tanda tangan lurah Desa atau carik.
c.       Mengatur rumah tangga secretariat Desa, tamu-tamu, kebutuhan kantor , menyimpan dan memeliharanya.
d.      Menyimpan, memelihara dan mengamankan arsip, mengelola buku-buku inventaris , dokumen-dokumen, mengurus absensi perangkat Desa, memberikan pelayanan administratif kepada semua urusan.
e.       Mengurus pemeliharaan kendaraan dinas, kebersihan kantor dan sebagainya.
f.        Memberikan saran dan pertimbangan kepada Carik dalam bidang tugasnya.
g.       Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Carik.
5. Kepala Urusan Keuangan
      Tugas kepala Urusan keuangan adalah :
a.       Urusan keungan mempunyai tugas :
b.      Mengelola administrasi keuangan Desa.
c.       Mempersiapkan data guna menyusun rancangan anggaran perubahan dan perhitungan anggaran pendapatan dan belanja Desa.
d.      Pelaksanaan tata pembukuan secara teratur.
e.       Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan Carik.
f.        Urusan administrasi
g.       Urusan administrasi mempunyai tugas :
h.       Mempersiapkan secara periodik program kerja dibidang keuangan.
i.         Mengurusi perkreditan Desa.
j.        Membantu kelancaran pemasukan pendapatan Desa.
k.      Menginventarisasikekayaan Desa, bondo Desa mengenai status dan penggunanya.
l.         Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan Carik.


6. Kabayan
          Kebayan mempunyai tugas :
a.       Melaksanakan pembinaan bidang pendidikan.
b.      Mengurusi perkreditan Desa.
c.       Menyiapkan sarana dan pertimbangan dalam menyusun kegiatan generasi muda dan olah raga.
d.      Melaksanakan pembinaan bidang pariwisata.
e.       Melaksanakan pembinaan bidang informasi dan telekomunikasi.
f.        Melaksanakan pembinaan bidang peranan wanita.
g.       Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Lurah Desa. 
7. Jogoboyo
           Jogoboyo mempunyai tugas :
a.       Melaksanakan tugas bidang pemerintah Desa.
b.      Melaksanakan pembinaan politik.
c.       Membantu meningkatkan urusan keamanan dan ketertiban.
d.      Membantu mengusahakan pengawasan / penanggulangan tindak perjudian, tindakan-tindakan yang bersifat judi, gelandangan, tuna susila, miras dan narkoba.
e.       Melaksanakan tugas lain yang diberikan Lurah Desa.



8. Modin
          Modin mempunyai tugas :
a.       Mengadakan pencatatan pengurusan kematian serta segala sesuatu yang berhubungan dengan kematian, pendataan nikah, talak, cerai serta rujuk.
b.      Melaksanakan pembinaan bidang keagamaan, aliran kepercayaan, memelihara tempat-tempat ibadah, pembinaan badan-badan sosial dan usaha sosial.
c.       Membantu meningkatkan urusan kesehatan masyarakat dan keluarga berencana.
d.      Membantu mengatur pemberian bantuan para korban bencana alam serta mengamati pelaksanaannya.
e.       Mengadakan usaha-usaha untuk menghimpun dana sosial untuk penderita cacat, panti asuhan, badan-badan sosial lainnya serta mengkoordinir pelaksanaannya.
f.        Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Lurah Desa.
9. Sambong
          Sambong mempunyai tugas :
a.       Melaksanakan pembagian air, membina kader-kader pengairan serta kalompok himpunan petani pemakai air dan air bersih (HIPPA dan HIPPAM).
b.      Memelihara prasarana dan sarana jalan, jembatan, irigasi Desa, gedung milik Desa.
c.       Memajukan bidag pertaian dan perikanan
d.      Melaksanakan pembinaan usaha industri rakyat dan lembaga perekonomian rakyat
e.       Membantu usaha memajuakan bidang usaha koperasi
f.        Membina, memelihara kelestarian lingkungan hidup
g.       Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh lurah Desa
10. Kamituwo
Kamituwo adalah perangkat yang membantu Lurah Desa diwilayah bagian Desa atau Dukuh. Kamituwo mempunyai tugas menjalankan sebagian kegiatan lurah Desa dalam kepimimpinan lurah Desa di wilayah kerjanya. Fungsi kamituwo adalah :
a.       Melaksanakan kegiatan pemerintahan, pembangunan dan pemasyarakatan, serta ketentraman dan ketertiban wilayah kerjanya.
b.      Melaksanakan peraturan Desa diwilayh kerjanya
c.       Melaksanakan kebijakan lurah Desa

E. SUMBER DAYA MANUSIA

1. Jumlah Penduduk
Banyaknya Penduduk menurut jenis kelamin :                                                         
No
Jenis kelamin
Jumlah
Keterangan
1
Laki-laki
1763 Orang
Dengan KK 852 Orang
2
Perempuan
1892 Orang


JUMLAH
3655 Orang


2. Data Penduduk Berdasarkan Usia.
No
Usia
Keterangan
1.
0 –6 Tahun
220 orang
2.
7 – 15 Tahun
578 orang
3.
16 – 25 Tahun
629 orang
4.
26 – 50 Tahun
1326 orang
5.
51 – 55 Tahun
255 orang
6.
56 – 58 Tahun
141 orang
7.
> 58 Tahun
506 orang
8
Jumlah Total
3655 0RANG

3. Status Mata Pencaharian Penduduk
No.
Mata Pencaharian
Jumlah
1
Pegawai Desa
17
2
Pegawai Negeri Sipil (PNS)
1.       ABRI
2.       Guru
3.       Dokter
4.       Bidan
5.       Mantri Kesehatan/perawat
6.       Lain-lain

2
10
1
1
2
-
3.
Pensiunan
1
4
Pegawai Swasta
-
5
Pedagang
43
6
Petani
2071
7
Sopir
12
8
Jasa Ketrampilan
1.Tukang Kayu
2.Tukang Batu
3.Tukang Jahit/Border
4.Tukang Cukur
5.Listrik, gas dan air
6.Konstruksi

17
26
8
2
1
1

4. Tingkat Pendidikan Penduduk
No
Keterangan
Jumlah
1
Penduduk Usia 10 Th keatas yang buta huruf
- Orang
2
Penduduk yang tidak tamat SD/sederajat
56  Orang
3
Penduduk tamat SD/sederajat
1946 Orang
4
Penduduk tamat SLTP/sederajat
498 Orang
5
Penduduk tamat SLTA/sederajat
362 Orang
6
Penduduk tamat D-1
- Orang
7
Penduduk tamat D-2
3 Orang
8
Penduduk tamat D-3
7 Orang
9
Penduduk tamat S-1
39 Orang
10
Penduduk tamat S-2
- Orang



5. Kualitas Angkatan Kerja
No
Keterangan
Uraian
1
Jumlah Angkatan Kerja tidak tamat SD/sederajat
56
2
Jumlah Angkatan Kerja tamat SD/sederajat
1938
3
Jumlah Angkatan Kerja tamat SLTP/sederajat
498
4
Jumlah Angkatan Kerja tamat SLTA/sederajat
369
5
Jumlah Angkatan Kerja Diploma
10
6
Jumlah Angkatan Kerja Tamat Perguruan Tinggi
39

6. Remaja Putus Sekolah
No
Keterangan
Uraian
1
Jumlah Remaja
-
2
Jumlah Remaja Putus Sekolah SD/sederajat
-
3
Jumlah Remaja Putus Sekolah SLTP/sederajat
-
4
Jumlah Remaja Putus Sekolah SLTA/Sederajat
-
5
Jumlah Remaja Putus Sekolah
-

7. Akseptor Keluarga Berencana
No
Keterangan
Jumlah
1
Pasangan Usia Subur (PUS)
602  Orang
2
Jumlah Akseptor


a. Kurang 20 Tahun
2 Orang

b. 21-30 Tahun
96 Orang

c. 31-40 Tahun
102 Orang

d. Lebih dari 40 Tahun
45 Orang
8. Kesejahteraan Penduduk
No
Uraian
Keterangan
1
Keluarga Prasejahtera
289 KK
2
Keluarga Sejahtera I
274 KK
3
Keluarga Sejahtera II
183 KK
4
Keluarga Sejahtera III
69 KK
5
Keluarga Sejahtera III Plus
6 KK

9. Penduduk Cacat Mental Fisik
No
Keterangan
Jumlah
1
Sumbing
- Orang
2
Tuna-Wicara
1 Orang
3
Tuna-Rungu
1 Orang
4
Tuna-Netra
1 Orang
5
Lumpuh
2 Orang









F. POTENSI KELEMBAGAAN

1. Lembaga Pendidikan

No
Jenis Prasarana
Keterangan
Ada/Tidak
Baik/Rusak
1
Taman Kanak-Kanak (TK)
Ada
Baik
2
SD/Sederajat
Ada
Baik
3
SLTP/Sederajat
Tidak
-
4
SLTA/Sederajat
Tidak
-
5
Universitas/Sekolah Tinggi
Tidak
-

2. Lembaga Pemerintahan
No
Aparat
Keterangan
1
Kepala Desa
1
2
Sekretaris Desa
1
3
Kepala Seksi
4
4
Kepala Urusan
3
5
Kepala Dusun
4
6
Staf
3




3. Tingkat Pendidikan Aparat Desa
No
Aparat
Jumlah (orang)
SD/
Sederajat
SLTP/
Sederajat
SLTA/
Sederajat
1
Kepala Desa
-
1
SLTA
2
Sekretaris Desa
-
1
SLTA
3
Kepala Seksi
-

SLTA
4
Kepala Urusan
-
-
SLTA
5
Kepala Dusun
-
2

6
Staf
1
2


G.  MASALAH – MASALAH YANG ADA DI  DESA

1. Perekonomian
Setelah peserta KKNTP melakukan observatif, maka dapat diperoleh kesimpulan bahwa perekonomian masyarakat Desa Sumberdodol rata-rata sudah mapan, yang mana mata pencaharian sebagian besar penduduknya adalah petani ( 80 % ), Sektor jasa/perdagangan   ( 15 % ), Pegawai negeri ( 5 % ).
2. Kesehatan
Untuk menjaga kesehatan penduduk Desa Sumberdodol, maka disediakan sarana kesehatan berupa puskesmas pembantu (polindes), Perilaku masyarakat Desa Sumberdodol dalam hal kesehatan sudah cukup baik, hal ini terbukti dengan banyaknya peserta posyandu. Mereka sudah mempunyai kesadaran yang cukup tinggi akan pentingnya pola hidup sehat, karena kesehatan merupakan harta yang tak ternilai harganya.
3. Keagamaan
Penduduk Desa Sumberdodol, merupakan penduduk yang mayoritas memeluk agama Islam. Hal ini dapat dilihat dengan adanya kegiatan rutinitas jami’iyah-jami’iyah yang telah ada setiap dusun, baik dikalangan bapak-bapak, ibu-ibu maupun pemuda-pemudi. Hal ini sangat mendukung perkembangan syi’ar agama Islam, juga ditunjang dengan adanya Taman Pendidikan Al-Qur’an yang ada di masjid-masjid dan musholla-mushola.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kwalitas kehidupan keagamaan di Desa Sumberdodol sudah cukup agamis. Jami’iyah yang ada antara  lain :
1. Jami’iyah yasin-tahlil bapak-bapak dan pemuda
2 Jami’iyah Muslimatan sekaligus yasinan  ibu-ibu dan pemudi
3. Jami’iyah Aisyiyahah.
Dari gambaran  kondisi sosial keagamaan yang ada tersebut, Desa Sumberdodol merupakan Desa yang syarat dengan kehidupan agamis dan juga sangat kental dengan ukhuwah islamiayahnya.
4. Organisai Sosial
Keadaan sosial yang ada di Desa Sumberdodol jumlahnya cukup banyak. Organisasi sosial tersebut mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara, jika organisasi tersebut punya potensi yang dapat dikembangkan secara maksimal. Adapun organisasi sosial keagamaan yang ada di Desa Sumberdodol adalah :
1.                  Nahdlotul Ulama’
2.                  Muhammadiyah
3.                  Remaja Masjid (Remas)
4.                  Muslimat NU
Organisasi sosial keagamaan tersebut diatas mampu membentengi generasi muda di Desa Sumberdodol, mengingat semua organisasi tersebut telah dengan aktif melakukan kegiatan sesuai dengan programnya masing-masing. Adapaun organisasi sosial Desa Sumberdodol adalah : 
1.      BPD (Badan Permusyawaratan Desa)
2.      PPK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga)
3.      LPMD (Lembaga Permusyawaratan Desa)
4.      Karang Taruna
5.      Linmas
6.      Posyandu
Dari organisasi sosial tersebut, masing-masing organisasi melakukan aktifitas sosial dengan peranannya masing-masing, selain itu masing-masing organisasi juga antar masing-masing organisasi tersebut juga kental dengan kerjasama antar organisasi sehingga dalan tatanan kemasyarakatan dapat tercapai masyarakat yang aman dan sejahtera.

5. Pendidikan
Pendidikan merupakan lembaga yang sangat esensial di dalam membentuk kepribadian manusia, karena pendidikan bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan manusia Indonesia seutuhnya. Kesadaran masyarakat Desa Sumberdodol akan pentingnya pendidikan belum cukup tinggi. Hal ini terbukti dengan lembaga-lembaga pendidikan yang ada di Desa Sumberdodol. Adapun sarana/lembaga pendidikan yang ada di Desa Sumberdodol sebagai berikut :
1.      Taman kanak-kanak ( TK) ada 1 unit
2.      Sekolah Dasar (SD) ada 2 unit
3.      Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA)  6 unit

H. POTENSI – POTENSI DESA

     1. Potensi Bidang Pertanian
       Desa Sumberdodol adalah Desa yang sangat maju di bidang pertanian karena wilayahnya di dukung dengan banyaknya sumber-sumber air yang sangat melimpah. Potensi-potensi bidang pertanian yang menjadi unggulan adalah sebagai berikut :
a. Pertanian Tanaman Jrembak§

Tanaman Jrembak adalah jenis tanaman yang membutuhkan media tanam  daerah yang berair dan berpasir yang bersih dari Lumpur.  Dengan media ini jrembak akan mudah hidup dan dapat berkembang biak dengan baik bila di bandingkan dengan tanaman yang di tanam pada media Lumpur.
Benih untuk budidaya tanaman jrembak sangat mudah di dapatkan yaitu dengan cara mengambil akar serabut yang terdapat pada tanaman jrembak yang sudah dewasa. Cara tanam tanaman jrembak membutuhkan beberapa langkah-langkah yang perlu untuk di perhatikan,. Adapun langkah – langkah penanamannya adalah seperti berikut :
a.  Buat petakan seperti petakan sawah
              b. Bersihkan lahan dari Lumpur
              c.  Tinggi air   +   5 cm dari media pasir
              d. Air harus mengalir dan bersih
              e. Ambil benih dan letakkan di tempat yang telah di sediakan.
  f. Jarak tanam +  50 cm.
Pemeliharaan tanaman Jrembak agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik maka harus melalui tiga (3) pemeliharaan, yaitu :
a). Pengairan, Pengairan tanaman jrembak harus terus menerus dengan keadaan air yang mengalir
b). Pemupukan,Pemupukan di lakukan bila tanaman Jrembak sudah berumur 15 hari dari hari tanam.
c). Penyiangan atau pembersihan, Penyiangan atau pembersihan di lakukan apabila tanaman jrembak terserang oleh hama atau tanaman gulma yang mengganggu tanaman jrembak. Biasanya menggunakan obat serangga/obat daun   yang bisa di dapatkan di toko-toko obat pertanian.
                 Masa panen tanaman jrembak akan dilakukan bila tanaman jrembak sudah berumur + 35 hari dari hari tanam. Pemanenan dengan cara memotong tanaman secara keseluruhan mulai dari batang yang terbawah, dengan menyisakan akar serabutnya.
                 Pemasaran tanaman jrembak dapat di pasarkan di pasar-pasar atau di datangi langsung oleh tengkulak/pedagang pemborong. Harga jual perikat sebesar Rp 1.000,00.Setelah masa panen biasanya petani jrembak tinggal memupuk akar serabut dari tanaman yang telah di panen untuk di jadikan tanaman baru tanpa menanamnya kembali.
b. Pertanian Tanaman Janggelan §
Tanaman Janggelan adalah tanaman yang sangat mudah untuk di tanam sebagai bahan pelengkap minuman yang sangat nikmat. Biasanya janggelan banyak di temui pada minuman-minuman yang di padukan dengan es yang dingin.
Tanaman janggelan adalah tanaman yang mudah di budayakan di sekitar rumah karena media yang di butuhkan adalah lahan kering dengan sedikit kebutuhan air. Cara pembuatan lahan cukup dengan membuat bedengan seperti bedengan ketela rambat. Benih tanaman janggelan diperoleh dengan cara memotong batang dari tanaman yang telah dewasa dan di tancapkan pada lahan yang telah di sediakan.dengan jarak tanam + 30 cm. Pemeliharaan tanaman janggelan dengan cara :
a.    Pengairan, yang dilakukan dengan cara mengusahakan lahan tetap basah dan menjaga tanaman tidak sampai tergenang air.
b.  Pemupukan, yang dilakukan setelah 15 hari dari hari tanam
c.   Penyiangan dan pembersihan tanaman dari hama dan tanam gulma yang mengganggu pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
Pemanenan dilakukan bila tanaman telah berumur 40 hari dari hari tanam dengan cara dipotong pada batangnya kemudian  dikeringkan dengan cara di jemur di bawah sinar matahari.
Pemasaran tanaman janggelan sangat mudah sekali yaitu dengan menjual di pasar atau dengan menjualnya pada tengkulak/ pedagang pemborong yang ada. Untuk saat ini harga jual per 1 kg adalah sebesar Rp 4.000,00.

     2. Potensi Bidang Peternakan§
                        Desa Sumberdodol termasuk Desa yang banyak terdapat peternak-peternak yang berhasil dan sukses bahkan berhasil mensuplei kebutuhan daerah lain. Adapun peternakan yang ada di Desa Sumberdodol adalah :
          a. Peternakan Ayam Petelur
          Peternakan ayam petelur banyak dan mudah sekali di temukan di Desa Sumberdodol. Menurut peternak ayam petelur yang berhasil di temui, dia mengatakan bahwa untuk bibit ayam di peroleh dengan membeli pada tempat penjualan bibit ayam. Harga bibit ayam yang di jual rata-rata berharga 6.000,- sampai dengan 7.500,-. Untuk bibit yang telah di beli kemudian di open sampai umur 15 hari, setelah berumur 2 bulan baru di masukkan dalam kandang yang bertingkat.
          Kandang ayam di buat berbentuk seperti rumah kampung dengan beratap genting dengan pinggiran bukan dari tembok tetapi berasal dari bambu yang di anyam tidak terlalu rapat sehingga angin bisa masuk ke dalam kandang. Bentuk tempat ayam di buat bersap dengan penyekat bambu.
          Pada umur +  5 bulan ayam akan mulai bertelur dan bertahan sampai dengan umur 2 tahun. Setelah berumur 2 tahun ayam sudah mulai berkurang dalam bertelur sehingga pada saat ini ayam di jual kepada pedagang ayam potong.
          Dalam satu hari telur yang di hasilkan dengan memelihara ayam petelur sebanyak 3.000 ekor akan memperoleh telur +  1,5 kwintal dengan harga per kilonya berkisar antara Rp 9.000,- s.d 10.000,-.
b. Peternakan sapi §
Sapi banyak di budidayakan oleh peternak sapi di wilayah Desa Sumberdodol. Khususnya sapi pedaging di Desa Sumberdodol ada sekitar 50 keluarga yang membudidayakannya. Masing-masing keluarga tersebut rata-rata memiliki 2 ekor sampai 3 ekor sapi. Setiap penduduk rata-rata beternak sapi hanya sebagai  pekerjaan sampingan, karena rata-rata mata pencaharian pokok penduduk Desa Sumberdodol adalah menjadi petani.
Pencarian makanan  sapi tergolong sangat mudah di dapatkan mengingat Desa Sumberdodol  adalah daerah yang banyak tumbuh-tumbuhan yang bisa di jadikan makanan ternak sapi.
Untuk mendapatkan hasil yang baik dalam pemeliharaan yaitu sapi yang gemuk dan sehat maka dalam pemeliharaan sapi perlu melalui beberapa tahapan, yaitu :
a.    Pemilihan bibit
Dalam pemilihan bibit di usahakan sapi pejantan yang sehat dengan fostur tubuh yang bagus dan tidak cacat dengan umur +  6 bulan, dan dari jenis yang unggul seperti : Limousin, Sumatel, Brangus, dan PO.
b.    Kandang atau tempat sapi
Dalam pemilihan kandang yang baik harus memenuhi beberapa syarat, yaitu :
a)    Kandang harus bersih dari kotoran
b)    Tempat pakan harus tertata rapi
c)    Kandang tidak becek atau licin
d)    Cahaya dan penerangan mencukupi
c.    Makanan dan minuman
Makanan sapi adalah jenis tumbuh-tumbuhan seperti : Damen, Rumput gajah, Daun ketela, serta tumbuh-tumbuhan yang lain.  Minuman yang baik untuk sapi agar cepat gemuk adalah dari campuran bekatul dengan pasahan ketela pohon yang di rebus setengah matang, yang di berikan pada masa penggemukan yang biasanya dilakukan selama 4 bulan sebelum sapi siap untuk di jual
d. Pemeliharaan
       Agar memperoleh sapi yang  baik dan gemuk maka harus :
a).  Pemberian pakan sehari 3 kali, pagi, siang, dan malam hari
b). Pemberian minuman sehari 1 kali pada jam 03.00 sore dengan  menu campuran antara air, bekatul dan singkong pohon yang telah di pasah dan di rebus setengah matang.
c).  Pembersihan kandang di lakukan 2 kali sehari pagi dan sore.
d). Pengobatan biasanya di lakukan dengan cara melalui makanan berupa sentrat dan bisa juga berupa pil atau lewat suntikan yang dilakukan oleh mantri hewan sekali dalam waktu sebulan atau tergantung dengan kondisi sapi tersebut.
            Penjualan sapi dilakukan setelah sapi berumur sekitar 18 bulan. Kebanyakaan para peternak menjual sapi kepada para pedagang sapi yang ada di pasar maupun kepada pedagang yang datang langsung ke tempat peternak. Sapi yang berumur sekitar 18 bulan  berkisar antara 10 – 15 juta tergantung pada besar dan gemuknya sapi.


      3. Potensi Bidang Kerajinan §
            a. Kerajinan Anyaman Besek
            Besek adalah salah satu hasil kerajinan tangan dengan cara di anyam yang menggunakan bahan dasar bambu yang di tipiskan (di irat). Bambu yang di gunakan adalah jenis bambu apus dan bambu jawa. Jenis bambu ini mudah di temukan di lingkungan sekitar yang harganya sekitar Rp 3.500,00 – Rp 4.000,00 tergantung pada besar kecilnya bambu.  Sebagaian besar warga Desa Sumberdodol menggunakan bambu sendiri sehingga lebih menekan pembiayaan untuk pengadaan bambu, yang akan memperbesar laba atau keuntungan.
Sebagian besar warga Desa khususnya ibu rumah tangga membuat besek untuk mengisi waktu luang sehingga dapat menambah pendapatan untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari, karena sebagaian besar suaminya bekerja di sawah-sawah dan ladang- ladang yang berpenghasilan tidak tetap.
Dalam sehari biasanya besek yang berhasil di buat oleh warga rata-rata sebanyak 60 biji, yang di jual dengan harga sekitar Rp 9.000,00 – Rp 10.000,00. Cara pemasaran kerajinan besek tergolong sangat mudah sekali. Biasanya para pengepul mengambil langsung ke rumah warga  sekitar dan ada pula yang menjual langsung ke pasar untuk mencari keuntungan yang lebih banyak karena di pengepul harganya relative sangat murah.
Besek mempunyai kegunaan yang sangat banyak, mulai dari sebagai tempat kebutuhan dapur sampai untuk tempat menjual makanan yang telah di pesan oleh pabrik, seperti pabrik tape.
Cara membuat besek membutuhkan ketekunan dan ketelitian, karena mempunyai tahapan-tahapan tertentu yang harus berurutan. Adapun cara membuat besek adalah sebagai berikut :
1.      Persiapkan bahan berupa bambu iratan dan alat berupa gunting atau pisau.
2.      Siapkan bambu iratan sebanyak 8 buah dengan ukuran yang berbeda, yaitu ; 2 buah ukuran pendek (20 cm), 3 buah ukuran panjang (35 cm), dan 3 buah ukuran sedang (25 cm)
3.      susun secara berjajar mulai dari ukuran yang  paling pendek, paling panjang, dan ukuran yang sedang.
4.      Setelah itu di anyam dengan bagian paling tengan dengan iratan yang paling panjang.
5.      Setelah anyaman jadi dalam bentuk lembaran kemudian bagian tepi di lipat dan di anyam melingkar.
6.      Setelah jadi kemudian sisa anyaman dirapikan/dipotong dengan gunting, dan siap di pasarkan.






§ Drs. Soetarjono,2007,Ceritera Singkat Terjadinya Desa Sumberdodol Kec. Panekan,Grahma “Madhana Anggupita” Pusat informasi kebudayaan Magetan, Magetan

§ Data diperoleh dari Ibu Sarti., salah satu petani Jrembak di Desa Sumberdodol
§ Data di peroleh dari penuturan Ibu Sumini, salah seorang petani janggelan di desa Sumberdodol
§ Data diperoleh dari penuturan Bapak Siwan, salah satu peternak ayam di Desa sumberdodol
§ Data di peroleh dari penuturan Bapak………, salah satu peternak sapi di Desa sumberdodol
§ Data diperoleh dari Ibu Mitun, salah satu pengrajin besek di desa Sumberdodol

 

BAB III
KONTRIBUSI MAHASISWA


A. KONTRIBUSI TERHADAP DESA

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Terpadu Partisipatoris (KKNTP) merupakan suatu kewajiban yang harus ditempuh oleh semua Mahasiswa dalam rangka menyelesaikan perkuliahan untuk memperoleh gelar Strata Satu (S1). Dan Kuliah Kerja Nyata Terpadu Partisipatoris (KKNTP) ini dilaksanakan selama empat puluh tiga hari, yaitu mulai tanggal 09 Mei s.d 20 Juni 2010 bertempat di Desa Sumberdodol Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. Dengan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Terpadu Partisipatoris (KKNTP) ini diharapkan akan memberikan sumbangsih yang positif bagi masyarakat khususnya di Desa Sumberdodol Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan, sehingga akan mendapat nilai plus untuk syiar Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIM)   pada khususnya, serta perkembangan agama Islam pada umumnya.
Sesuai dengan data di lapangan, bahwa Desa Sumberdodol merupakan desa yang strategis dengan dukungan banyaknya mata air atau sumber air, sehingga mayoritas penduduknya bermata pencaharian petani dan peternak.
Agar Lebih mudahnya untuk dipahami, maka kami paparkan bentuk laporan kegiatan secara sistematis tentang program kegiatan yang dapat dilaksanakan, baik yang bersifat finansial maupun non finansial :
1.         Kontribusi Yang Bersifat Finansial :
1)      Perbaikan Kamar Mandi Warga ( Mbah Sikem)
Hari /Tanggal                      : Selasa, 18 Mei 2010
Waktu                                : 08.00 s/d Selesai
Keterangan             : Terlaksana dengan baik
Maksud dan tujuan             :
    1. Realisasi Program KKNTP
    2. Wujud kepedulian peserta KKNTP terhadap warga masyarakat yang ada dan membutuhkan bantuan.
    3. Menumbuhkan rasa kebersamaan antar warga masyarakat
    4. Penerapan Tri Dharma perguruan Tinggi
2). Perbaikan rumah dan pemberian bantuan ayam kepada warga.
     Hari/Tanggal                        : Sabtu, 22 Mei 2010
     Waktu                                 : 08.00 s/d selesai
     Keterangan                          : Terlaksana dengan baik
     Maksud dan tujuan              :
      a. Realisasi program KKNTP
b. Wujud kepedulian peserta KKNTP terhadap warga masyarakat yang ada dan membutuhkan bantuan.
 c. Menumbuhkan rasa kebersamaan antar warga masyarakat
 d. Penerapan tri Dharma Perguruan Tinggi

3). Kerja Bakti Penambalan aspal jalan bersama Masyarakat
Hari /Tanggal                      : Minggu, 23 Mei 2010
Waktu                                : 08.00 s/d selesai
Keterangan             : Terlaksana dengan baik
Maksud dan tujuan :
    1. Realisasi Program KKNTP
    2. Wujud peserta KKNTP terhadap kenyamanan dan kelancaran lalu lintas jalan.
    3. Memelihara aset-aset milik desa.
4). Pengecatan Pemandian Umum Nahrussalam
Hari /Tanggal                      : Rabu, 26 Mei s/d Kamis, 03 Juni 2010
Waktu                                : 08.00 s/d Selesai.
Keterangan             : Terlaksana dengan baik
Maksud dan tujuan :
a.       Realisasi Program KKNTP
b.      Wujud peserta KKNTP terhadap keindahan dan perawatan pemandian umum.
c.       Memelihara aset-aset desa.
d.      Realisasi program KKNTP dengan Tokoh masyarakat sebagai tokoh desa
5). Pembuatan Taman di Pemandian umum Nahrussalam
Hari /Tanggal                      : Kamis, 03 Juni s/d Jum’at, 04 Juni 2010
Waktu                                : 08:00 s/d Selesai
Keterangan             : Terlaksana dengan baik
Maksud dan tujuan :
a.       Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi
b.      Wujud kepedulian peserta KKNTP terhadap kebersihan dan keindahan asset desa.
c.       Realisasi kerja sama antara peserta KKNTP dengan Perangkat Desa.
6). Pembuatan Nama kolam renang dan sketsa gambar.
Hari /Tanggal                      : Kamis, 03 Juni s/d Sabtu, 05 Juni 2010
Waktu                                : 08:00 s/d Selesai
Keterangan             : Terlaksana dengan baik
Maksud dan tujuan             :          
a.       Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi
b.      Wujud kepedulian peserta KKNTP terhadap  keindahan sarana dan prasarana desa.
c.       Menjaga asset-aset desa.
d.      Realisasi kerja sama antara peserta KKNTP dengan perangkat desa.
            7). Pembuatan pendukung kolam renang (Pot + Bunga)
Hari /Tanggal                      : Minggu, 30 mei 2010
Waktu                                : 08:00 s/d Selesai
Keterangan             : Terlaksana dengan baik

Maksud dan tujuan :
a.       Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi
b.      Wujud peserta KKNTP terhadap  kelengkapan sarana kolam renang desa
c.       Realisasi kerja sama antara peserta KKNTP dengan perangkat desa.
   8). Perlombaan mewarnai anak TK
Hari /Tanggal                      : Minggu, 31Mei 2010
Waktu                                : 08:00 s/d Selesai
Keterangan             : Terlaksana dengan baik
Maksud dan tujuan             :
a.       Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi
b.      Wujud kepedulian peserta KKNTP terhadap pendidikan anak usia TK.
c.       Realisasi kerja sama antara peserta KKNTP dengan guru TK
            9). Praktek Memasak
Hari /Tanggal                      : Jum’at 11 Juni 2010
Waktu                                : 14.00 s/d selesai
Keterangan             : Terlaksana dengan baik
Maksud dan tujuan :
a.       Wujud kepedulian peserta KKNTP terhadap  masyarakat
b.      Realisasi kerja sama antara peserta KKNTP dengan tokoh Muhammadiyah
            10). Perbaikan Poskamling / Gardu
Hari /Tanggal                      : Senin, 07 Juni s/d Selasa, 08 Juni 2010
Waktu                                : 08:00 s/d Selesai
Keterangan             ; Terlaksana dengan baik
Maksud dan tujuan :
a.       Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi
b.      Wujud kepedulian peserta KKNTP terhadap  keamanan desa
c.       Realisasi kerja sama antara peserta KKNTP dengan perangkat desa
   11). Perlombaan antar TPA se Desa Sumberdodol
Hari /Tanggal                      : Minggu, 13 Juni 2010
Waktu                                : 08:00 s/d Selesai
Keterangan             : Terlaksana dengan baik
Maksud dan tujuan             :
d.      Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi
e.       Wujud kepedulian peserta KKNTP terhadap  keagamaan
f.        Realisasi kerja sama antara peserta KKNTP dengan Ustadz/Ustadzah TPA
12. Kegiatan Hiking
Hari /Tanggal                      : Jum’at, 11 Juni 2010
Waktu                                : 07:00 s/d Selesai
Keterangan             : Terlaksana dengan baik


Maksud dan tujuan             :
a.    Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi
b.    Wujud kepedulian peserta KKNTP terhadap  pendidikan anak Usia sekolah dasar.
c.    Realisasi kerja sama antara peserta KKNTP dengan lembaga pendidikan
d.    Menambah pengenalan wawasan sumber daya alam desa
            13. Pembuatan foto kenang-kenangan
Hari /Tanggal                      : Selasa, 15 Juni s/d 19 Juni 2010
Waktu                                : 08:00 s/d Selesai
Keterangan             : Terlaksana dengan baik
Maksud dan tujuan             :
a.       Wujud kepedulian peserta KKNTP terhadap  dokumentasi panorama desa
b.      Kenang-kenangan dari kelompok KKNTP untuk desa, kecamatan, perangkat desa, dan tokoh masyarakat.
c.       Meningkatkan kesadaran akan pentingnya keindahan pemandangan sumber daya alam desa
            14. Satu hari bersama keluarga Bpk. Mundzir Suparta
Hari /Tanggal                      : Kamis, 17 Juni 2010
Waktu                                : 06:00 s/d Selesai
Keterangan             : Terlaksana dengan baik

Maksud dan tujuan             :
a.       Mengenal lebih dekat dengan keluarga Bpk. Mundzir Suparta
b.      Menambah wawasan keilmuan dan pengalaman dari perjalanan hidup dan karier Bpk Mundzir suparta
c.       Wujud penghormatan peserta KKNTP terhadap tokoh desa asli putra daerah yang berhasil menjadi Irjen Depag RI.
             15. Penutupan kegiatan KKNTP  dan nonton bareng.
Hari /Tanggal                     : Minggu, 13 Juni 2010
Waktu                               : 19.30 s/d selesai
Keterangan                        : Terlaksana dengan baik
Maksud dan Tujuan           :
a.       Meminta izin pulang / pamit kepada masyarakat desa.
b.      Mempereret tali persaudaraan peserta dengan masyarakat desa.
c.       Mensosialisasikan pentingnya pendidikan terhadap warga masyarakat desa.
            16. Pengecatan dan Pembersihan Base Camp
Hari /Tanggal                     : Sabtu, 19 Juni 2010
Waktu                               : 08.00 s/d selesai
Keterangan                        : Terlaksana dengan baik
Maksud dan Tujuan           :
a.       Wujud tanggung jawab peserta KKNTP terhadap Living Kost
b.      Menjaga kebersihan dan keindahan
c.       wujud terimakasih kepada pemilik rumah yang menjadi tempat living kost
             17. Penutupan kegiatan KKNTP  di Bedagung
Hari /Tanggal                     : Sabtu,19 Juni 2010
Waktu                               : 18.30 s/d selesai
Keterangan                        : Terlaksana dengan baik
Maksud dan Tujuan           :
d.      Meminta izin pulang / pamit kepada masyarakat kecamatan
e.       Mempereret tali persaudaraan antara peserta KKNTP dengan masyarakat kecamatan













2.      Kontribusi Yang Bersifat Non Finansial :
1)      Yasinan Bapak-Bapak
Hari /Tanggal                   : Setiap Malam Jum’at             
Waktu                             : 19.30 s/d Selesai
Keterangan                      : Terlaksana dengan rutin dan baik
Maksud dan tujuan          :
a.       Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
b.      Meningkatkan rasa keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
c.       Mempererat tali silaturahmi antara peserta KKNTP dengan Jama’ah Muslim di Desa Sumberdodol.
2)      Muslimatan
Hari /Tanggal                   : Malam Selasa dan Malam Rabu  
Waktu                             : 18.15 s/d selesai
Keterangan                      : Terlaksana dengan rutin dan baik
Maksud dan tujuan          :
a.       Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
b.                           Meningkatkan rasa keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
c.    Mempererat tali silaturahmi antara peserta KKNTP dengan  Jama’ah Muslimat di Desa Sumberdodol.
3)      Aisyiyahan
Hari /Tanggal                   : Setiap malam Selasa
Waktu                             : 18.15 s/d selesai
Keterangan                      : Terlaksana dengan rutin dan baik
Maksud dan tujuan          :
a.       Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
b.                           Meningkatkan rasa keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
c.    Mempererat tali silaturahmi antara peserta KKNTP dengan  Jama’ah Aisyiyah di Desa Sumberdodol.
4)      Kerja Bakti bersama masyarakat desa. (Minggu Bersih)
Hari /Tanggal                   : Setiap hari Minggu
Waktu                             : 13.00 s/d selesai
Keterangan                      : Terlaksana dengan rutin dan baik
Maksud dan tujuan          :
a.       Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
b.      Wujud kepedulian peserta KKNTP terhadap kenyamanan dan kebersihan jalan-jalan desa.
c.       Memelihara aset-aset milik desa.
5)      Pengajaran Taman Pendidikan Al Qur’an ( TPA )
Hari /Tanggal                   : Senin, Rabu,Kamis,Jum’at,Sabtu, Minggu
Waktu                             : 16.00 s/d 17.00.
Keterangan                      : Terlaksana sesuai dengan jadwal
Maksud dan tujuan          :
a.       Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
b.      Meningkatkan pemahaman terhadap  Al Qur’an
c.       Wujud pengamalan ilmu terhadap murid-murid Taman Pendidikan Al Qur’an ( TPA)
6). Mengikuti Kegiatan Posyandu
Hari /Tanggal                   : Senin s/d Rabu, 17 s/d 20 Mei 2010
Waktu                             : 08.00 s/d Selesai. 
Keterangan                      : Terlaksana sesuai jadwal
Maksud dan tujuan          :
a.   Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
b.  Wujud kepedulian peserta KKNTP terhadap warga masyarakat desa.
c.   Membantu pemerintah pusat dan daerah dalam pensuksesan program posyandu.
7). Pembagian Raskin
Hari /Tanggal                   : Jum’at, 14 Mei dan Senin, 07 Juni 2010
Waktu                             : 08.45 s/d Selesai. 
Keterangan                      : Terlaksana dengan baik
Maksud dan tujuan          :
a.  Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
b. Wujud kepedulian peserta KKNTP terhadap  warga masyarakat
c.  Realisasi kerja sama antara peserta KKNTP dengan perangkat desa.
              8). Pengajian Dzikrul Falah
Hari /Tanggal                   : Senin, 10 mei 2010
Waktu                             : 19.30 s/d selesai. 
Keterangan                      : Terlaksana dengan baik
Maksud dan tujuan          :
a. Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
b.                         Menambah keimanan terhadap Tuhan YME
c.  Realisasi kerja sama antara peserta KKNTP dengan tokoh Desa
              9). Pemasangan Poster PNPM
Hari /Tanggal                   : Rabu s/d Kamis, 26 s/d 27 Mei 2010
Waktu                             : 08.00 s/d selesai. 
Keterangan                      : Terlaksana dengan lancar
Maksud dan tujuan          :
a.  Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
b.  Wujud kepedulian dan pensuksesan program PNPM
c.    Realisasi kerja sama antara peserta KKNTP dengan tokoh Masyarakat.
              10). Membantu warga di bidang pertanian
Hari /Tanggal                   : Kamis, 20 Mei 2010
Waktu                             : 13.00 s/d selesai. 
Keterangan                      : Terlaksana dengan baik
Maksud dan tujuan          :
a. Penerapan Tri Dharma Perguruan tinggi.
b.Wujud kepedulian KKNTP terhadap warga masyarakat desa.
c. Realisasi kerja sama antara peserta KKNTP dengan masyarakat desa.
d. Menambah wawasan keilmuan di bidang pertanian.
              11). Membantu warga di bidang peternakan
Hari /Tanggal                   : Kamis, 20 Mei 2010
Waktu                             : 13.00 s/d selesai. 
Keterangan                      : Terlaksana dengan baik
Maksud dan tujuan          :
a.Penerapan Tri Dharma Perguruan tinggi.
b.Wujud kepedulian KKNTP terhadap warga masyarakat desa
c.Realisasi kerja sama antara peserta KKNTP dengan masyarakat
   desa.
d. Menambah wawasan di bidang peternakan khususnya ternak sapi.
              12). Mengajar di SD dan TK
Hari /Tanggal                   : Setiap hari Senin dan Selasa
Waktu                             : 08.00 s/d selesai. 
Keterangan                      : Terlaksana dengan rutin sesuai jadwal
Maksud dan tujuan          :
a. Penerapan Tri Dharma Perguruan tinggi.
b.Wujud kepedulian KKNTP terhadap anak anak usia sekolah
c.Realisasi kerja sama antara peserta KKNTP dengan lembaga pendidikan
d.  Pengamalan keilmuan terhadap anak-anak usia sekolah.



               13). Pendampingan nonton gajah
   Hari /Tanggal                : Sabtu, 05 Juni 2010
Waktu                          : 14.00 s/d selesai
Keterangan                   : Terlaksana dengan lancar
Maksud dan tujuan       :
a.  Penerapan Tri Dharma Perguruan tinggi.
b. Wujud kepedulian peserta KKNTP terhadap anak –anak TPA
c. Realisasi kerja sama antara peserta KKNTP dengan ta’mir masjid dan wali santri
            14). Menguras kolam renang Tirto Mudo
Hari /Tanggal                : Setiap hari selasa
Waktu                          : 03.00 s/d selesai
Keterangan                   : Terlaksana dengan baik dan rutin
Maksud dan tujuan       :
a.  Penerapan Tri Dharma Perguruan tinggi.
b. Wujud kepedulian peserta KKNTP terhadap kebersihan sarana desa
c. Realisasi kerja sama antara peserta KKNTP dengan perangkat desa.
15.     Partisipasi dalam acara selamatan warga
Hari /Tanggal                : Tergantung pada undangan warga
Waktu                          : Habis magrib dan isyak
Keterangan                   : Terlaksana dengan baik sesuai undangan
Maksud dan tujuan :
a.Wujud kepedulian peserta KKNTP terhadap sosial kemasyarakatan
b.Menambah wawasan keilmuan tentang kebudayaan keagamaan desa setempat
c. Menambah keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME
16.     Partisipasi dalam acara penerimaan bantuan PNPM-MP
Hari /Tanggal                : Senin, 31 Mei 2010
Waktu                          : 14.00 s/d selesai
Keterangan                   : Terlaksana dengan baik dan lancar
Maksud dan tujuan       :
a.  Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
b. Wujud kepedulian peserta KKNTP dan pensuksesan program PNPM-MP
c. Realisasi kerja sama antara peserta KKNTP dengan tokoh Masyarakat.
17 Bimbingan Belajar
Hari /Tanggal                : Setiap hari Kamis, Jum’at, Sabtu
Waktu                          : 18.00 s/d 19.00
Keterangan                   ; Terlaksana dengan baik
Maksud dan tujuan :
a.  Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
b. Wujud kepedulian peserta KKNTP terhadap pendidikan anak usia sekolah.
c. Realisasi kerja sama antara peserta KKNTP dengan tokoh Masyarakat.
               18.  Pengisian Kultum
                       Hari /Tanggal     : Setiap malam Rabu dan malam Jum’at
                       Waktu               : 18.30 s/d selesai
                      Keterangan         : Terlaksana dengan baik dan lancar
                       Maksud dan tujuan :
a. Penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
  b.Wujud kepedulian peserta KKNTP terhadap keagamaan masyarakat
c. Realisasi kerja sama antara peserta KKNTP dengan tokoh agama.
d. Wujud Pengamalan keilmuan mahasiswa terhadap masyarakat.




BAB IV
PENUTUP


A. KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelitian yang diadakan di Desa Sumberdodol Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan mulai tanggal 09 Mei sampai 20 Juni 2010, maka dapat kami simpulkan bahwa :
1.      Bidang Perekonomian
            Masyarakat desa Sumberdodol mayoritas penduduknya adalah bermata pencaharian sebagai petani sebanyak 80 %, 15 % sebagai pedagang, dan 5 % sebagai PNS
2. Bidang Kesehatan
            Kesehatan warga masyarakat sangat baik sekali yang di dukung dengan adanya puskesmas, dan dokter/bidan yang ada di Desa Sumberdodol. Selain itu program posyandu berjalan dengan lancer, karena masyarakat sangat antusias dan giat mengikuti kegiatan posyandu.
3. Bidang Keagamaan
a.       Toleransi beragama  khususnya toleransi antar umat seagama di desa Sumberdodol mencerminkan kondisi kehidupan beragama yang harmonis. Hal ini bisa dilihat dari rutinitas kebersamaan  berjamaah di masjid-masjid yang selalu ramai (banyak warga masyarakat yang sholat berjamaah di masjid) serta rutinitas jamaah Yasinan, Muslimatan, dan Aisyiyahan yang diadakan di masing-masing dukuh setiap minggu sekali.
b.      Penduduk Desa Sumberdodol adalah penduduk yang memeluk agama Islam secara keseluruhan yang secara mayoritas termasuk kategori muslim yang taat menjalankan perintah agama. Ini bisa dibuktikan berdasarkan hasil wawancara dengan sebagian tokoh-tokoh masyarakat Desa Sumberdodol yang mengatakan + 95 % merupakan  penduduk yang sadar dan mau melaksanakan kewajiban sebagai muslim.
c.       Pembinaan pendidikan keagamaan guna menanamkan nilai-nilai agama terhadap generasi  muda serta meningkat kesadaran beragama yang dikembangkan di Desa Sumberdodol sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian. Ditemukan banyak penyelenggaraan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) yang diadakan didesa Sumberdodol dan juga terdapat Pondok Pesantren yang mengelola Pendidikan Diniyah serta banyaknya santri-santri/anak-anak yang belajar dimasing-masing TPA.
4. Bidang  Sosial Kemasyarakatan
            a.  Tingkat kerukunan masyarakat Desa Sumberdodol sangat baik sekali dengan di buktikan adanya kegiatan gotong royong.
b. Kesadaran masyarakat akan pentingnya keindahan dan kebersihan desanya sudah sangat baik sekali di buktikan dengan adanya kegiatan minggu bersih.
c. Kerjasama antara masyarakat dan pemerintah desa terjalin dengan baik dan saling menghargai yang dibuktikan dengan kehidupan keseharian yang tidak membedakan – bedakan satu sama lainnya.
5. Bidang Sumber Daya Alam    
              Dalam bidang Sumber daya alam, Desa Sumberdodol mempunyai banyak potensi, di antaranya adalah :
a.         Potensi Pertanian
b.         Potensi Peternakan
c.         Potensi kerajinan
d.         Potensi Pariwisata
.

B.     SARAN-SARAN

Berdasarkan hasil penelitian yang kami laksanakan mulai 09 Mei sampai dengan 20 Juni 2010, kami dapat memberikan saran-saran sebagai berikut, antara lain:
1.      Kepada Lembaga Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif, Karangrejo Magetan agar mempersiapkan sedini mungkin terhadap kegiatan-kegiatan yang bersifat penelitian supaya dapat memperoleh hasil yang maksimal.
2.      Kepada Pemerintah Kabupaten Magetan agar memberikan prioritas, khususnya terhadap keragaman masyarakat di Desa Sumberdodol.
3.      Kepada Kepala Desa Sumberdodol agar selalu meningkatkan kinerjanya dan kualitas pelayanan masyarakat.
4.      Kepada para tokoh agama serta tokoh  masyarakat agar selalu berusaha meningkatkan peran aktif dalam menjalin serta mempererat rasa ukhuwah islamiyah.
5.      Kepada masyarakat Desa Sumberdodol agar senantiasa memperkuat rasa memiliki terhadap desanya serta meningkatkan kegiatan yang bersifat membangun desanya, baik yang bersifat mental/spiritual maupun material/fisik.

Akhirnya, laporan ini kami buat agar menjadikan periksa bagi semua pihak yang telah membantu terlaksananya program Kuliah Kerja Nyata Terpadu Partisipatoris (KKNTP) ini, khususnya kelompok Desa Sumberdodol. Tidak lupa kami sampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan baik yang kami sengaja maupun tidak kami sengaja selama kami menjalankan kegiatan ini.
Kami sampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu baik secara moral maupun material demi suksesnya program penelitian ini, semoga hasil pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Terpadu Partisipatoris (KKNTP) yang sederhana ini bisa bermanfaat bagi kita semua.  Amin