PEMIKIRAN BESAR membahas IDE-IDE. PEMIKIRAN SEDANG membahas PERISTIWA. PEMIKIRAN KECIL membahas ORANG-ORANG.(Tama Sinulingga

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 05 April 2015

LAPORAN KEGIATAN HUT RI KE 69



LAPORAN KEGIATAN
MEMPERINGATI HUT RI Ke-69
A.    Pendahuluan
Perjalanan Bangsa Indonesia untuk menuju ke seperti sekarang ini sungguhlah sangat sulit. Dimana dahulu Bangsa Indonesia dalam keadaan terjajah, hingga kemudian lahirlah para pahlawan yang berjiwa Patriotis dan Nasionalis bersatu dari seluruh wilayah Indonesia untuk berjuang bersama memerdekaan Bangsa Indonesia.
Jiwa para pahlawan ini haruslah dapat tertanam dalam diri setiap warga masyarakat Bangsa Indonesia. Tetapi dalam kenyataan yang terlihat sekarang ini sifat para pahlawan itu sudah tidak terlihat dalam masyarakat, bahkan sekarang sering terjadi bentrok antar warga masyarakat, kenyataan ini haruslah diberi solusi dan kesadaran pada diri masyarakat.
Kenyataan inilah yang mendorong kami, selaku Panitia HUT RI ke-69 RW 02 Dusun Panger RT 01 sampai RT 06 untuk mempererat kerukukan warga dengan berbagai kegiatan yang akan kami paparkan dalam proposal ini.
B.     Dasar Pemikiran
Ø  Pancasila sila ke-3 : Persatuan Indonesia.
Ø  Agenda kegiatan tahunan Karang Taruna ”Tunas Karya”.
C.     Maksud dan Tujuan Kegiatan
1.      Maksud
Kegiatan ini dimaksudkan untuk merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-69 yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2014 sekaligus merupakan bentuk rasa syukur masyarakat terhadap Tuhan YME. yang telah memberikan kelancaran pada proses kemerdekaan Bangsa Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 sehingga Bangsa Indonesia dapat seperti sekarang ini.
2.      Tujuan
Ø  Mempererat tali persaudaraan antar warga RW 02 Dusun Panger, yaitu mulai RT 01 sampai RT 06  di Desa Rejomulyo, Kec. Panekan, Kab. Magetan.
Ø  Menumbuhkan jiwa Nasionalisme.
Ø  Menumbuhkan jiwa Patriotisme.
Ø  Meningkatkan semangat anak-anak untuk berpartisipasi dalam suatu kegiatan dan juga berprestasi dalam bidang pendidikan dan non pendidikan diluar sekolah.
Ø  Mengajarkan sportifitas dan kekompakan anak-anak dalam suatu perlombaan.
D.    Bentuk Kegiatan
1.      Perlombaan– perlombaan
a.       Kategori dewasa ;
1)      Bola Volly antar RT, peserta Putra dan Putri.
2)      Sepak Bola antar RT. Peserta Putra.
3)      Balap bakiyak antar RT. Peserta Putra dan Putri.
4)      Tarik tambang antar RT. Peserta Putra dan Putri
5)      Balap Karung peserta individu, merupakan perwakilan dari RT.nya masing - masing
b.      Kategori anak-anak.
1)      Lomba Mewarnai Tingkat TK sampai Kelas 3 SD.
2)      Lomba Menggambar Tingkat SD.
3)      Ambil uang koin dijeruk.
4)      Gantung kukusan.
5)      Sundul air.
6)      Memasukkan benang ke jarum sambil jalan.
7)      Memasukkan paku kedalam botol.
8)      Makan kerupuk mlempem.
9)      Balap Kelereng
10)  Balap Karung
2.      Malam Puncak Peringatan HUT RI ke 69
Hiburan Musik alternatif bersama Fortuna Electone.
E.     Sasaran Kegiatan
Kegiatan ini ditujukan untuk seluruh warga masyarakat RW. 02 Dusun Pangerbaik anak – anak, remaja, dan dewasa. Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan warga masyarakat menjadi lebih rukun dan mempunyai kesadaran akan jiwa Nasionalisme serta Patriotisme juga lebih menjaga kesolidaritasan.
F.      Waktu dan Tempat Kegiatan
Acara Perlombaan-perlombaan
Hari                        : Selasa - Minggu
tanggal                    : 20-31Agustus 2014
Waktu                     : Pukul 15.00 WIB –Selesai.
Tempat                   : Halaman MI Panger, Desa Rejomulyo, Panekan, Magetan.
G.    Susunan Kepanitiaan
Ø  Pelindung                : Ir. Saeno ( Kades )
Ø  Penanggungjawab   : Siswanto ( Kamituwo )
Ø  Penasihat                 : Sarju ( Sambong )
                                    : Edi Parnianto
                                    : Juremi
                                    : Surono
Ø  Panitia Pelaksana
1)      Ketua                : Arifin
2)      Sekretaris          : Mursyid
3)      Bendahara        : Edi Prayitno
: Jumadi
Ø  Seksi-seksi
No.
Seksi
Koordinator
1.
Seksi Perlengkapan

1.      Wiji (klenting)
2.      Pramono
3.      Suprapto( Jimin)
2.
Seksi Lomba
1.      Lomba tingkat Dewasa ;
1.      Bola Volly antar RT, peserta Putra dan Putri.
2.      Sepak Bola antar RT. Peserta Putra.
3.      Balap bakiyak antar RT. Peserta Putra dan Putri.
4.      Tarik tambang antar RT. Peserta Putra dan Putri.
5.      Balap Karung peserta individu.
2.      Lomba tingkat anak - anak ;
Siswanto & Sarwono

1.      Didik RT 5

2.      Agus Setyo Marjoko RT 6

3.      Sumarno RT 1






Mbak Irul, Ziana Walida dan Friska.
3.
Seksi Humas
1.      Sukiman RT. 6
2.      Seluruh Ketua RT. 01 sampai RT. 06
4.
Seksi Dekorasi
1.      Mursyid RT. 5
2.      Wiji (Klenthing
5.
Seksi Konsumsi
1.      Bu. Tutik
2.      Mbak Pras
3.      Bu Sumarsi
4.      Ibu – ibu warga RT. 01
H.    Jadwal Pelaksanaan Kegiatan
Terlampir.
I.       Estimasi Dana dan Realisasi Anggaran
Terlampir.
I.       Daftar Pemenang
Terlampir.
J.      Penutup
Demikian laporan ini kami buat dengan sangat sederhana dan masih banyak sekali kekurangan. Dalam rangka peringatan HUT RI ke 69 pada tahun 2014 ini. Dan alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar berkat Ridho Allah SWT serta dukungan dari para dermawan, serta dukungan dari seluruh warga RW 02 dusun Panger, serta seluruh pihak yang telah mendukung acara ini. Akhirnya kami selaku panitia penyelenggara peringatan HUT RI ke 69 berharap besar kiranya kegiatan ini berjalan lebih baik dimasa yang akan datang. Serta mengucapkan banyak terima kasih kepada semua fihak yang telah mendukung, berupa dana, tenaga, fikiran maupun do’a.Akhirnya segala kekurangan dari panitia mulai dari rencana sampai pelaksanaan mohon maaf yang setulus – tulusnya.

                                                                                          Panger,31Agustus 2014
Ketua Karang Taruna
”TUNAS KARYA”
AGUS SETYO MARJOKO

Ketua Panitia
ARIFIN

Mengetahui:
KamituwoPanger




SISWANTO





CAH PANGER GO BLOG: SETEMPEL

SETEMPEL



Minggu, 29 Maret 2015

GALERY KKN 2010

KENANGAN KKN 2010 DI DESA SUNBERDODOL




















Selasa, 01 November 2011

Mengenal Sunan Bonang : Sang Dalang Spiritual


Sunan Bonang 





Sunan Bonang

Hai teman-teman! Kali ini kita akan membahas tentang salah satu tokoh penting dalam sejarah Islam di Indonesia, yaitu Sunan Bonang. Beliau bukan hanya seorang ulama, tapi juga seniman, arsitek, dan dalang yang piawai.

Sunan Bonang, anak Sunan Ampel dan cucu Maulana Malik Ibrahim, lahir sekitar 1465 M di Tuban. Nama kecilnya adalah Raden Makdum Ibrahim. Setelah belajar agama di pesantren ayahnya, ia berkelana untuk berdakwah di berbagai pelosok Pulau Jawa.

Jejak Dakwah

Sunan Bonang memainkan peran penting dalam penyebaran Islam di Jawa. Ia berhasil mengislamkan masyarakat di Kediri, Tuban, dan Lasem. 

Sunan Bonang mendirikan Masjid Sangkal Daha di Kediri dan membangun pesantren di Bonang, Lasem. Ia menjadi imam resmi pertama Kesultanan Demak dan panglima tertinggi. Meskipun demikian, ia tetap berkelana ke daerah-daerah terpencil.

Ajaran Cinta


Ajaran Sunan Bonang berintikan pada filsafat "cinta" (isyq), mirip dengan Jalalludin Rumi. Menurutnya, cinta sama dengan iman, pengetahuan intuitif (makrifat), dan kepatuhan kepada Allah SWT.

Karya Seni


Sunan Bonang melahirkan karya sastra seperti "Suluk Wijil" dan tembang "Tombo Ati". Ia juga menggubah gamelan Jawa dengan menambahkan instrumen bonang, menciptakan nuansa dzikir yang mendorong kecintaan pada kehidupan transedental.

Warisan


Sunan Bonang meninggalkan warisan yang tak ternilai: ajaran cinta, karya seni, dan arsitektur yang indah. Beliau wafat pada 1525 M di Pulau Bawean dan dimakamkan di Tuban.

Sunan Bonang adalah sosok inspiratif yang memadukan agama, seni dan budaya. Warisannya terus mempengaruhi kehidupan masyarakat Jawa dan menjadi sumber inspirasi bagi generasi mendatang.



Sumber :
  • "Sejarah Walisongo" oleh H. Saifuddin Zuhri
  • "Sunan Bonang: Biografi dan Ajarannya" oleh Dr. Oman Fathurrahman
  • "Ensiklopedia Islam Indonesia" oleh Ichwan Azami.